INDUSTRIAL OIL RECYCLING
Memulihkan Nilai dari Used Oil
Radhiya membantu industri mengevaluasi dan mengolah used oil melalui proses treatment, separation, dan recovery untuk mengurangi contaminant serta memulihkan oil yang masih dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan aplikasi.
- Used Oil Treatment
- Contaminant Removal & Recovery
- Support for Oil Reuse
Treatment untuk Memulihkan Kualitas Used Oil
Used oil diproses melalui tahapan separation, treatment, dan purification untuk membantu mengurangi contaminants serta memulihkan oil yang masih memiliki nilai guna.
01
Used Oil
Oil dalam kondisi awal dapat mengandung water, suspended solids, sludge, dan contaminants lain yang memengaruhi kualitasnya.
Treatment & Purification
Pendekatan treatment ditentukan berdasarkan kondisi oil, jenis contamination, serta target hasil yang dibutuhkan.
Membantu memisahkan water, solids, dan contaminants tertentu dari oil.
Mengurangi suspended particles dan impurities berdasarkan kebutuhan proses.
Treatment lanjutan untuk membantu meningkatkan clarity dan kondisi oil.
03
Recovered Oil
Oil setelah treatment dapat menunjukkan kondisi yang lebih bersih dan selanjutnya dievaluasi berdasarkan kebutuhan aplikasi.
Catatan: hasil treatment bergantung pada kondisi awal used oil, jenis contamination, karakteristik oil, serta target kualitas yang dibutuhkan untuk aplikasi selanjutnya.
Dari Used Oil Menuju Recovered Oil
Proses oil recycling dilakukan secara bertahap mulai dari pengumpulan dan evaluasi kondisi oil, treatment dan separation, hingga recovery serta evaluasi hasil sebelum digunakan kembali.
01
Used Oil Collection
Used oil dikumpulkan dari equipment, machinery, atau proses industri untuk memasuki tahap evaluasi.
02
Initial Assessment
Kondisi oil, jenis contamination, water, solids, dan kebutuhan treatment dievaluasi sebelum proses dimulai.
03
Pre-Treatment
Persiapan awal dilakukan untuk membantu mengurangi contaminants utama sebelum treatment lanjutan.
04
Separation & Filtration
Water, suspended solids, sludge, dan impurities dikurangi melalui proses separation dan filtration.
05
Purification & Recovery
Treatment lanjutan membantu meningkatkan kondisi oil dan memulihkan resource yang masih memiliki nilai guna.
06
Reuse Evaluation
Recovered oil dievaluasi berdasarkan kondisi hasil treatment dan kebutuhan aplikasi sebelum digunakan kembali.

Kondisi Used Oil yang Dapat Dievaluasi
Kondisi used oil dapat berbeda tergantung proses, equipment, dan contamination yang terjadi. Evaluasi awal membantu menentukan pendekatan treatment dan recovery yang sesuai.
Water Contamination
Masuknya water atau moisture dapat memengaruhi kondisi dan performa oil selama digunakan.
Solid Particles
Dust, metal particles, dan suspended solids dapat terakumulasi selama proses operasi.
Sludge & Sediment
Endapan atau sludge dapat terbentuk akibat contamination maupun perubahan kondisi oil.
Process Contamination
Impurities dari proses dapat masuk ke dalam oil dan memengaruhi karakteristiknya.
Oil Quality Degradation
Perubahan clarity, consistency, atau karakteristik oil dapat terjadi setelah digunakan dalam periode tertentu.
Low Resource Recovery
Oil yang masih memiliki potensi nilai guna dapat dievaluasi untuk kemungkinan treatment dan recovery.
Setiap used oil memerlukan evaluasi yang berbeda. Kondisi awal, jenis contamination, dan target penggunaan menjadi dasar dalam menentukan treatment yang sesuai.

Lebih dari Sekadar Mengurangi Used Oil
Oil recycling membantu industri mengurangi waste sekaligus meningkatkan pemanfaatan kembali resource yang masih memiliki potensi nilai guna melalui treatment, recovery, dan reuse.
Reduce Waste
Membantu mengurangi volume used oil yang perlu ditangani sebagai waste melalui pendekatan treatment dan recovery yang sesuai.
Recover Resource
Membantu memulihkan oil yang masih memiliki potensi nilai guna setelah melalui proses treatment dan evaluasi kondisi.
Reduce New Oil Demand
Potensi penggunaan kembali recovered oil dapat membantu mengoptimalkan kebutuhan terhadap oil baru pada aplikasi yang sesuai.
Improve Resource Efficiency
Mendukung pemanfaatan oil secara lebih efisien melalui pendekatan recovery, evaluation, dan reuse.
From waste to usable resource. Pendekatan recycling membantu industri melihat used oil bukan hanya sebagai waste, tetapi sebagai resource yang dapat dievaluasi untuk recovery.
Oil Recycling untuk Berbagai Kebutuhan Industri
Kebutuhan oil recycling dapat berbeda tergantung jenis equipment, proses produksi, dan kondisi used oil. Radhiya menyesuaikan pendekatan treatment dan recovery berdasarkan kondisi aktual pada setiap aplikasi industri.
01Manufacturing
Used oil dari machinery, production equipment, hydraulic system, dan supporting utilities dapat dievaluasi untuk treatment dan recovery.
02Automotive
Mendukung pengelolaan used oil dari production line, workshop, maintenance activity, serta equipment pada fasilitas automotive.
03Chemical & Process Industry
Treatment dan recovery untuk oil yang digunakan pada rotating equipment, utility system, maupun process-related equipment.
04Industrial Facilities
Solusi untuk used oil dari generator, compressor, hydraulic equipment, machinery, dan berbagai supporting equipment lainnya.
Treatment ditentukan berdasarkan kondisi used oil, jenis contamination, serta kebutuhan equipment dan proses.

Punya Used Oil yang Masih Berpotensi untuk Dipulihkan?
Kondisi setiap used oil berbeda. Diskusikan jenis oil, contamination, serta kebutuhan aplikasi Anda bersama tim Radhiya untuk menentukan pendekatan treatment dan recovery yang sesuai.
